|
Saat diinterogasi di kantor polisi karena telah menabrak sebanyak 50 orang secara brutal, Jony si pengendara mobil maut menjawabnya dengan lugas. Seperti halnya polisi, Jony pun memiliki alibi kuat mengenai alasan bila akhirnya terjadi hal yang sangat menyeramkan tersebut. Berikut petikan introgasinya:
Polisi : Bagaimana kejadiannya hingga Anda menabrak 50 orang dalam satu kecelakaan mobil?
Jony : Saat mengendarai mobil, saya hanya memacunya pada kecepatan 95 km/jam. Ketika sampai di di pertigaan, saya baru sadar kalau rem mobil tersebut blong. Saya lihat di belokan sebelah kiri ada dua orang pria. Sedangkan di kanan terdapat pesta ulang tahun para manula. Kalau ada di posisi saya, Pak Polisi akan memilih yang mana?
Polisi : Hmm, saya akan memilih ke kiri. Karena akan mengakibatkan korban yang lebih sedikit.
Jony : Ya! Saya juga berpikiran seperti Bapak.
Polisi : Tapi kenapa malah orang-orang yang sedang merayakan ultah itu yang banyak menjadi korban? Ada apa ini?
Jony : Nah, masalahnya kan, tadi saya lebih memilih menabrak dua orang pria yang berada di kiri. Tapi, yang ketabrak hanya seorang, Pak. Seorang yang lain lagi malah lari ke pesta ultah yang berada di kanan saya. Ya, sudah, supaya tetap kena, saya kejar saja orang itu hingga ke pesta ultah.
Jujuk, Bandung (illustration: iStockphoto / thinkstockphotos)
|
|