Terpukau oleh kehadiran Vespa S
Usai berselisih paham, Mrs. FHM pernah akan berpikir ulang bila FHM menjemputnya untuk nge-date. Tapi setelah FHM muncul di atas sadel Vespa S, semua berubah. Niat “pikir-pikir lagi” itu lenyap. Tanpa buang waktu, ia segera menghempaskan bokongnya di sadel belakang, dan melingkarkan tangan ke pinggang FHM. Lalu kami kembali menyelami malam itu bersama. Ia benar-benar begitu kepincut Vespa S yang baru saja di-launching Piaggio Indonesia.
Sebagai kendaraan ber-histomotive kuat, impresi Vespa S 150ie memang bisa membuat siapa saja jatuh hati. Desain lebih maskulin dengan lampu depan belakang bebentuk kotak serta spion dan grab bar berbeda dari LX, seri Vespa yang lebih dahulu mengaspal, membuat kehadiran Vespa S menuai banyak mata memandang. Ini fakta selama FHM menungganginya.
Seperti halnya LX150ie, Vespa S memiliki spesifikasi mesin yang sama, yakni L.E.A.D.E.R 4 langkah 149.5 cc dan bersistem injeksi. Namun tidak dengan desain. Vespa S hanya menyediakan konsol terbuka (bukan box) di bawah stangnya. Tapi ini menjadi kelebihan bagi yang suka tampilan ramping. Desain speedometer pun lebih terlihat mewah dengan list chrome.
FHM juga merasa sekuter ini sedikit tinggi. Meski performa tidak berbeda jauh dengan LX, namun mengendarai Vespa S, FHM merasa value yang berbeda, yakni mendapat kendaraan dengan segala fungsinya, fashionable dan tentu saja lifestyle. Tidak heran bila Mrs. FHM kepincut. (Teks & Foto: Dok. FHM)
|